THE ROLE OF RELIGIOUS EXTENDERS IN IMPROVING FAMILY RESILIENCE IN THE RELIGIOUS AFFAIRS OFFICE (KUA) PADANG CITY

Fadil Maiseptian, Erna Dewita, Jasman Jasman

Abstract


The high rate of divorce, especially in West Sumatra, is an important note for religious extension workers to increase their role and quality in providing counseling. Therefore, fast and progressive action is needed to overcome this. Another phenomenon revealed from the above data is that the divorce case is dominated by the wife's lawsuit. Therefore, it takes the role of religious counselors at the Office of Religious Affairs (KUA) to increase family resilience. The purpose of this study was to determine the role of religious instructors in increasing family resilience in the city of Padang from physical, social, and psychological aspects. Data collection techniques used interviews and were analyzed with the Miles and Huberman models following the stages of data reduction, data display, conclusion. The role of religious counselors in increasing family resilience has been carried out quite well, although not yet maximized because the raw materials are not yet available, the methods used are only advice and lectures and have not been evaluated continuously.

Keywords


Counselor, Islamic Guidance Counseling, Family Resilience

Full Text:

PDF (English)

References


Amalia, L. (2018). Penilaian Ketahanan Keluarga Terhadap Keluarga Generasi Millenial Di Era Globalisasi Sebagai Salah Satu Pondasi Ketahanan Nasional. Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan, 5(2), 159–172.

Amalia, R. M., Akbar, M. Y. A., & Syariful, S. (2018). Ketahanan Keluarga dan Kontribusinya Bagi Penanggulangan Faktor Terjadinya Perceraian. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 4(2), 129–135.

Dariyo, A. (2004). Psikologi Perkembangan Remaja. Ghalia Indonesia.

Irawati, D. (2015). Hubungan antara kesadaran diri dan efikasi diri dengan prokrastinasi akademik mahasiswa [PhD Thesis]. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Ismatulloh, I. (2015). Konsep Sakinah, Mawaddah Dan Rahmah Dalam Al-Qur’an (Prespektif Penafsiran Kitab Al-Qur’an dan Tafsirnya). Mazahib, 14(1).

Khairunnisa, A. (2013). Hubungan religiusitas dan kontrol diri dengan perilaku seksual pranikah remaja di MAN 1 Samarinda. Psikoborneo, 1(3).

Kusnawan, A. (2011). Urgensi Penyuluhan Agama Islam. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 5(17), 271–290.

Lestari, R. P. (2015). Hubungan Antara Pernikahan Usia Remaja Dengan Ketahanan Keluarga. Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan, 2(2), 84–91.

Maputera, Y., Syafril, S., Anggreiny, N., & Sarry, S. M. (2018). Membangun Ketahanan Sosial Keluarga Melalui Budaya Batobo.

Matondang, A. (2014). Faktor-faktor yang mengakibatkan perceraian dalam perkawinan. JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA (Journal of Governance and Political Social UMA), 2(2), 141–150.

Puspitawati, H., Azizah, Y., Mulyana, A., & Rahmah, A. F. (2019). Relasi gender, ketahanan keluarga dan kualitas pernikahan pada keluarga nelayan dan buruh Tani “brondol” bawang merah. Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen, 12(1), 1–12.

Saeful, U. N. (2019). Pengaruh Bimbingan Praktik Tilawah terhadap Motivasi Menghafal Al-Quran. Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam, 7(2), 211–232.

Santosa, A. D., Lastariwati, B., Sovitriana, R., Nilawati, E., & Trisnawati, N. (2020). Ketahanan Keluarga Sebagai Pilar Pembangunan (Analisis Kualitatif Menggunakan Nvivo). Ikra-Ith Abdimas, 3(2), 69–80.

Siahaan, R. (2012). Ketahanan sosial keluarga: Perspektif pekerjaan sosial. Sosio Informa, 17(2).

Subhan, S. (2017). Nalar Kesetaraan Mahar dalam Perspektif Syariah Islam. AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman, 4(1), 1–16.

SUFNI, Y. (2018). Strategi Komunikasi Interpersonal Guru dalam Memotivasi Diri Anak Berkebutuhan Khusus (Studi Terhadap Siswa Sd Negeri 5 Banda Aceh). ETD Unsyiah.

Sugiyono, S. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan RND. Alfabeta.

Sunarti, E. (2015). Ketahanan Keluarga Indonesia: Dari Kebijakan dan Penelitian Menuju Tindakan.

SYARI, D. D. D. K. F., M. S. D. S.-S., Hanafi, F. A., & Negara, H. T. (T.T.). Kebijakan Pemerintah Tentang Perkembangan Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga Persepektif Maqāṣid Asy-Syari’ah (Analisis Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 Tentang.

Walsh, F. (2016). Trengthening Family Resilience (Third Edition). Guilford Press.

Wulandari, F., Rosidah, L., & Maryani, K. (2017). Meningkatkan Kemampuan Berempati Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Cooperative Learning. Jurnal Ilmiah Visi, 12(2), 163–169.

Yusuf, A. M. (2013). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Penelitian Gabungan. UNP Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.31958/jsk.v5i1.3208

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Fadil Maiseptian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan

Indexed By:

             

         

 

  

 

 

 

 

 

href="http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/" rel="license">Lisensi Creative Commons
Alfuad distribute under Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.