The Reconstruction of High-Inherited Wealth in Minangkabau through Cash Waqf Movement

Eficandra Eficandra

Abstract


The development and demands of modern life results in the decrease of role and existence of high-inherited wealth in Minangkabau. This fact requires a reconstruction of the development of high-inherited wealth in Minangkabau. One of them is through cash waqf movement which is an alternative in developing and empowering the people’s economy. This paper aims at explaining the reconstruction of high-inherited wealth in Minangkabau through the cash waqf movement. This study tried to offer solutions and alternatives in restoring the role and existence of high-inherited wealth in Minangkabau through the cash waqf movement. By using a qualitative approach, this study found that the cash waqf movement can restore the role and position of high-inherited wealth in Minangkabau in the following forms; first, returning or reclaiming the pawned assets and increase the number of assets through the cash waqf movement from all members of the tribe or clan. Second, striving for the legality of these assets by changing the certificate into waqf property. Third, managing the high-inherited assets productively and share the profits for the economic needs and welfare of the people or tribe. Assets management and development through the cash waqf movement can be used as a model for other communities, especially the Minangkabau community in managing people’s or tribal assets and improving the welfare of the people.

Keywords


Reconstruction; High-Inherited Wealth; Minangkabau; Cash Waqf Movement

Full Text:

PDF

References


Al Arif, M. N. R. (2012). Wakaf Uang dan Pengaruhnya terhadap Program Pengentasan Kemiskinan di Indonesia. Jurnal Indo-Islamika, 2(1), 17–29. https://doi.org/10.15408/idi.v2i1.1649

Basri, I., & Ratna, E. (2020). Sistem Pengelolaan dan Pemanfaatan Harta Pusaka Masyarakat Minangkabau dalam Karya Wisran Hadi. Lingua Susastra, 1(1), 1–9. https://doi.org/10.24036/ls.v1i1.1

Eficandra, Iska, S., & Jannah, R. (2017). Cash Waqf As An Alternative For People’s Economic Empowerment (A Potential Study in Tanah Datar Regensy West Sumatra Province). Batusangkar International Conference II, 135–144.

Eficandra, Masril, Mohamad, M. N., Samsudin, M. A., & Omar, A. F. (2013). Pemikiran Fiqh Mahmud Yunus. ISLAMIYYAT, 35(1), 5–18.

Eficandra, Mohamad, M. N., Samsudin, M. A., & Omar, A. F. (2018). The High-Inherited Wealth in Minangkabau: Perspective of Islamic law and Solution Development by Mahmud Yunus. Al-Qanatir International Journal of Islamic Studies, 10(1), 1–13.

Elfia, Meirison, & Muhammadi, Q. (2020). Distribution of Heritage Association of Harta Pusaka Tinggi And Harta Pusaka Rendah in Padang Pariaman The theme in this study is the distribution of inheritance from a mixture of pusaka tinggi and pusaka rendah which is located in Nagari Lurah Ampalu Dis. Al-Ahkam: Jurnal Pemikiran Hukum Islam, 30(1), 39–60.

Ernawati, & Baharuddin, E. (2017). Akulturasi Sistem Kewarisan: Penyelesaian Sengketa Pusaka Tinggi di Minangkabau. Lex Jurnalica, 14(3), 192–200.

Ernawati, & Baharudin, E. (2017). Penyelesaian Sengketa Pusaka Kewarisan Masyarakat Minangkabau Nagari Tapakis Padang Pariaman. Prosiding Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu & Call for Paper UNISBANK Ke-3 (SENDI_U 3), February, 367–375.

Fahmi, F., Yaswirman, & Mardenis. (2020). Implementation of Low Heritage Health Association According to the Law of Minangkabau In Nagari Balingka, Agam Regency. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 7(1), 368–378.

Fauziardi, S. (2018). Peran kan dalam menyelesaikan sengketa harta pusaka tinggi (studi peran KAN di Nagari Rambatan Kabupaten Tanah Datar).

Febriasi, K. (2015). Perkembangan Syarat Menggadai Tanah Harta Pusaka Tinggi Dalam Masyarakat Adat Minangkabau Di Kabupaten Agam Nagari Kamang Mudiak. PREMISE LAW JURNAL, 1(1), 1–14.

Feronika, Fendri, A., & Mirwati, Y. (2019). Pelaksanaan Pendaftaran Tanah Ulayat Kaum Melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Di Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Al Hurriyah: Jurnal Hukum Islam, 4(2), 140–162.

Firdawaty, L. (2018). Pewarisan Harta Pusaka Tinggi kepada Anak Perempuan di Minangkabau dalam Perspektif Perlindungan terhadap Perempuan dan Hukum Islam. ASAS, 10(02), 81–93.

Fitriyana, A. (2021). KEWARISAN HARTA PUSAKA TINGGI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi di Jorong Koto Tuo Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatra Barat). UIN FAS BENGKULU.

Hariyanti, A. T. (2021). Penyelesaian Sengketa Gadai Tanah Yang Merupakan Harta Pusaka Tinggi Pada Masyarakat Minangkabau. Universitas Airlangga.

Haron, M. S. bin, & Hanifuddin, I. (2012). Harta dalam Konsepsi Adat Minangkabau. Juris (Jurnal Ilmiah Syariah), 11(1), 1–13.

Hendri, A., Syamsuwir, & Burda, H. (2021). PENGALIHAN HARTA PUSAKA TINGGI PRESPEKTIF HUKUM ADAT DAN HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Nagari Durian Gadang Kecamatan Sijunjung). Jisrah: Jurnal Integrasi Ilmu Syariah, 02(01), 85–99.

Hidayat, Y. (2017). Wakaf Produktif dalam Meningkatkan Pemberdayaan Ekonomi Umat. Tazkiya: Jurnal Keislaman, Kemasyarakatan & Kebudayaa, 18(1), 124–144. https://doi.org/10.32678/ijei.v4i2.2

Holipah. (2007). Kajian Yuridis Sengketa Jual Beli Tanah Harta Pusaka Tinggi pada Masyarakat Minangkabau (Studi Putusan MARI No. 3323 K/Pdt/2000. Universitas Jember.

Indrasukma, A. (2021). PENGELOLAAN HARTA PUSAKA TINGGI DI MINANGKABAU Studi Kasus di Kubang Putiah Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam Sumatra Barat ( THE MANAGEMENT OF HIGH HERITAGE ASSETS IN MINANGKABAU : Case Study in Kubang Putiah , Banuhampu District , Agam Regency , West S. Al-Aḥwāl, 14(1), 99–111.

Iqbal, M. (2020). The System of Inheritance Law in Minangkabau: A Social History Study. Indonesian Journal of Education, Social Sciences and …, 1(2), 87–93. http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/ijessr/article/view/5047

Kamal, M. (2021). Pengelolaan Wakaf Uang di Indonesia. Istinbath | Jurnal Penelitian Hukum Islam, 16(2), 135–154. https://doi.org/10.36667/istinbath.v16i2.133

Lubis, H. (2020). Potensi Dan Kendala Pengembangan Wakaf Uang Di Indonesia. ISLAMIC BUSINESS and FINANCE, 1(1), 43–59. https://doi.org/10.24014/ibf.v1i1.9373

Majelis Ulama Indonesia. (2002). Keputusan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Tentang Wakaf Uang.

Melita, N. F. (2016). Pendaftaran Tanah Ulayat Kaum untuk Kepastian Hak atas Tanah di Kota Padang. Andalas University.

Menteri Agama. (1989). Instruksi Menteri Agama No. 15 Tahun 1989 tentang pembuatan Akta Ikrar Wakaf dan Persertifikatan tanah wakaf.

Menteri Agama, & Kepala BPN. (1990). Instruksi Menteri Agama dan Kepala BPN No. 04 Tahun 1990 dan No. 24 Tahun 1990 tentang Sertifikat Tanah Wakaf.

Menteri Agama, & Kepala BPN. (2004). Surat Keputusan Bersama Menteri Agama dan Kepala BPN No. 422 dan No. 3/SKB/2004 tentang Sertifikat Tanah Wakaf.

Menteri Agraria. (2019). Peraturan Menteri Agraria Nomor 18 Tahun 2019 tentang Tata Cara Penatausahaan Tanah Ulayat Kesatuan Masyarakat Hukum Adat.

Menteri Agraria, & Kepala BPN. (2017). Peraturan Menteri Agraria/Kepala BPN No. 2 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pendaftaran Tanah Wakaf Di Kementerian Agraria Dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. SAGE Publications Inc.

Murniwati, R., Nurdin, Z., & Rosari, A. (2021). Penyelesaian Sengketa Tanah Harta Pusaka Tinggi yang Sudah Disertifikatkan Melalui KAN Koto Tuo Balaigurah Agam Sumatera Barat. Soumatera Law Review, 4(1), 36–48.

Navis, A. A. (1984). Alam Terkembang jadi Guru. Grafiti Pers.

Nawawi, M. A. (2016). Pengembangan Wakaf Uang Tunai Sebagai Sistem Pemeberdayaan Umat Dalam Pandangan Ulama Konvensional dan Kontemporer. Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial Dan Budaya, 1(1), 183–210.

Noviardi, A. (2020). Harta Waris Pusaka Tinggi Adat Minangkabau Perspektif Maslahah Mursalah Asy-Syathibi. SAKINA: Journal of Family Studies, 4(4), 1–11.

Panyalai, H. N. (2021). Sertifikasi Atas Tanah Pusaka Tinggi (Studi Nagari Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat). Recital Review, 3(2), 294–313.

Pemerintah Daerah Sumatera Barat. (2008). Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 Tahun 2008 tentang Tanah Ulayat dan Pemanfaatannya.

Pemerintah RI. (1997). Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah.

Pemerintah RI. (2004). Undang-Undang Nomor 41 tahun 2004 tentang Wakaf.

Putri, I. S. (2021). Restorative Justice Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Harta Pusako Tinggi Di Minangkabau (Studi Kasus Di Kan Limo Kaum Kabupaten Tanah Datar). Universitas Islam Riau.

Rahmat, I. (2019). Pengelolaan Harta Pusaka Tinggi Dalam Masyarakat Adat Minangkabau (Studi di Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar). Bakaba: Jurnal Sejarah Kebudayaan Dan Kependidikan, 8(1), 15–24. https://doi.org/10.22202/bakaba.2019.v8i1.3454

Riardo, R. (2019). Konversi Hak Atas Tanah Ulayat Kaum Menjadi Hak Milik Melalui Program Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap di Kota Solok Rahmat. Soumatera Law Review, 2(2), 193–206.

Sabiq, S. (2009). Fiqih Sunnah. Pena Pundi Aksara.

Sabri, F. A. (2014). WAKAF UANG (Sebuah Alternatif dalam Upaya Menyejahterakan Masyarakat). AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata Sosial, 8(1), 40–54. https://doi.org/10.19105/al-lhkam.v8i1.339

Sahid, M. M., Nor, A. H. M., Rahman, A. A., Rab, M. A. A., Gunardi, S., Ali, M. M., Wardi, F., Wajis, N. R. N., & Hami, M. I. (2018). Syeikh Ahmad Al-Khatib Al-Minangkabawi dan Pendiriannya Terhadap Pewarisan Harta Dalam Adat Minangkabau: Satu Kajian Perbandingan Dengan Isu Tanah Adat di Malaysia. Malaysian Journal of Syariah and Law, 6(1), 143–159. https://doi.org/10.33102/mjsl.v6i1.109

Sukmawati, E. (2019). Filosofi Sistem Kekerabatan Matrilineal Sebagai Perlindungan Sosial Keluarga Pada Masyarakat Minangkabau. EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 8(1), 12–26. https://doi.org/10.15408/empati.v8i1.16403

Supriyanto, H., Yono, M., & Harijanto, A. (2014). Penyelesaian Sengketa Harta Pusako Tinggi Studi Kasus Menurut Hukum Adat Minangkabau Di Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat. Universitas Bengkulu.

Sya’bani, A. (2016). Wakaf Uang (Cash Waqf, Waqf An-Nuqud); Telaah Teologis Hingga Praktis. El-Hikam, 9(1), 161–186.

Syamsuri, S., & Al Mananaanu, Y. (2021). Peran Wakaf Uang Dalam Memberdayakan Pendidikan. Kodifikasia, 15(1), 19–36. https://doi.org/10.21154/kodifikasia.v15i1.2659

Syarifuddin, A. (1984). Pelaksanaan Hukum Kewarisan Islam dalam Lingkungan Adat Minangkabau. Gunung Agung.

Tanuramba, R. R. (2019). Legalitas Kepemilikan Masyarakat Adat atas Tanah Ulayat Menurut Hukum Agraria. Lex Privatum, 7(5), 25–33.

Tono, S., Syibly, M. R., Mu’allim, A., Nurozi, A., & Purwanto, M. R. (2019). The harmonious relationship between minangkabau custom and Islam in the distribution of inheritance. Al-Shajarah, 2019(Special Issue Sharia hand Law), 39–55.

Wulandari, R. A. (2020). Rights of the People as Owners of Ulayat Land That Has Been Sold and Sold in Dharmasraya Regency: Hak Kaum Sebagai Pemilik Tanah Ulayat yang Telah Diperjual Belikan di Kabupaten Dharmasraya. Jurnal Analisis Hukum, 1(1), 1–6.

Yuhelna. (2014). RESOLUSI KONFLIK BERBASIS ADAT Studi Resolusi Konflik Harta Pusaka Tinggi di Nagari Gantuang Ciri, Kab. Solok, Sumatera Barat. Jurnal Ilmu Sosial Mamangan, 2(1), 54–65.

Yuhelna, Rahmadani, S., & Akbar, W. K. (2021). Penguatan Peran Perempuan dalam Pengelolaan Harta Pusaka Tinggi di Minangkabau. Ekasakti Jurnal Penelitian & Pengabdian, 1(2), 292–297.

Zuwanda, R. (2021). Application of Inheritance Law in Minangkabau According to Islamic Law. Jurnal Hukum Islam, 19(2), 349–365.




DOI: http://dx.doi.org/10.31958/juris.v21i1.5850

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Eficandra Eficandra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Index By:

           

 

JURIS: Jurnal Ilmiah Syari'ah

ISSN 2580-2763 (online) and 1412-6109 (Print)

Published by Institut Agama Islam Negeri Batusangkar

Email: juris@iainbatusangkar.ac.id

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.