KRITIK TERHADAP KOMPILASI HUKUM ISLAM TENTANG KETENTUAN HARTA BERSAMA DALAM PERKAWINAN

Elimartati Elimartati, Elfia Elfia

Abstract


The development and social change of the community gives impact to the regulation of the collective assets of marriage. This paper will analyse the State Act of No.1 year 1974 the 35th Article and the compilation of Islamic law (KHI) especially the Article of 1f stating about the definition of the collective asset.  This research is a normative law research.  It used qualitative approach.  Data was analysed through content analysis.  Some of the finding shows that personal property and asset becomes the collective asset caused by the marital status.  Actually this changing should be stated and witnessed by the penghulu who committed the couple at the beginning of the marriage. The purpose is to avoid illegal changing of the property or asset.  The regulation in Indonesia has not yet organized this case as well as possible.  It must be reformulated again. Colletive asset causes the changing of responsibility to a husband in giving money to live his wife.  In KHI especially in Article 80 described about the the property and asset which can be used to making a living; they are personal asset and or shared asset gathering along the marriage.

Keywords


Hukum Islam, Harta bersama, perkawinan

References


A Djazuli. (2006). Kaidah-kaidah Fikih: Kaidah-kaidah Hukum Islam dalam Menyelesaikan Masalah-masalah yang Praktis. Jakarta: Pranata Media.

Arifin, B. (1996). Pelembagaan Hukum Islam di Indonesia, Akar Sejarah Hambatan dan Prospeknya. Jakarta: Gema Insani Press.

Asqalanim, I. H. (1993). Fathu Bari Syarhi Syarah al-Bukhari. Beirut: Dar al-Fikr.

Atho’ Muzdhar, K. N. (2003). Hukum Keluarga di Dunia Islam Moderen. Jakarta: Ciputat Press.

Bushar, M. (1998). Pokok-pokok Hukum Adat. Jakarta: PT Pradnya Paramita.

Dahlan, A. A. (1997). (et al) Ensiklopedin Hukum Islam. Jakarta: PT. Ichtiar Baru Van hoeve.

Elimartati. (2018). Harta Kekayaan dalam Perkawinan Menurut Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia, dalam Kajian Pengarusutamaan Jender. Yogyakarta: Dialektika.

Erwinsyahbana, V. L. F. T. (2017). Kepastian Hukum Penggadaian Harta Bersama Tanpa Izin Dari Salah Satu Pasangan Dalam Perkawinan (Analisis Putusan Mahkamah Syar’iyah Nomor: 0049/Pdt.G/2014/Ms-Aceh). ,Jurnal UMSU, 13(1).

Hamdi, I. (2018). Perluasan Makna Harta Bersama Perspektif Sosiologi Hukum Islam. Jurnal Ilmiah Syari’ah, 17(1).

Harahap, M. Y. (2003). Kedudukan Kewenagan dan Acara Peradilan Agama. Jakarta: Sinar Grafika.

Ismuha. (1978). Pencarian Bersama Suami Istri di Indonesia. Jakarta: Bulan Bintang.

Kurniawan, B. (2017). Pembagian Harta Bersama Berdasarkan Kontribusi Dalam Perkawinan Jurnal Ilmu Syariah. 17(2). Jurnal Ahkam, Jurnal Ilmu Syariah., 17(2).

Luthfi, A. (2011). Hukum & Perubahan Struktur Kekuasaan Pelaksanaan Hukum Islam dalam Kesultanan Melayu Siak 1901-1942. Pekanbaru: Suska Press.

Manan, A. (2012). Aneka Masalah Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana.

Mesraini. (2012). Konsep Harta Bersama Dan Implementasinya Di Pengadilan Agama. Jurnal Ahkam, 12(1).

Nelli, J. (2017). Analisis Tentang Kewajiban Nafkah Keluarga Dalam Pemberlakuan Harta Bersama. Jurnal Istinbat, 2(1).

Pratama, A. (2018). Implementasi Percampuran Harta Bersama Dan Harta Bawaan Dalam Perkawinan (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Nomor: 0189/Pdt.G/2017/Pa.Smg). Urnal Ius Constituendum., 3(1).

Rochaity, E. (2013). Analisis Yuridis Tentang Harta Bersama (Gono Gini) Dalam Perkawinan Menurut Pandangan Hukum Islam Dan Hukum Positif. Jurnal Wawasan Hukum, 28(1).

Shihab, Q. (2000). Tafsir Al Misbah. Jakarta: Lentera Hati.

Syarifuddin, A. (1984). Pelaksnaan Hukum Kewarisan Islam dalam Lingkungan Adat Minangkabau. Gunung Agung.

Syarifuddin, A. (2009). Hukum Perkawinan Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana.

Thalib, S. (1986). Hukum Kekeluargaan Indonesia Berlaku bagi Umat Islam. Jakarta: UI Press.

Zein, S. E. M. (2004). Problematika Hukum Keluarga Islam Kontemporer. Jakarta: Kencana.

Zuhaili, W. (1968). Fiqh al-Islam wa Adilatuhu. Damaskus: Dar al-Fikr.




DOI: http://dx.doi.org/10.31958/juris.v19i2.2283

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Elimartati Elimartati, Elfia Elfia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Index By:

           

 

JURIS: Jurnal Ilmiah Syari'ah

ISSN 2580-2763 (online) and 1412-6109 (Print)

Published by Institut Agama Islam Negeri Batusangkar

Email: juris@iainbatusangkar.ac.id

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.